Kekurangan Mitsubishi Xpander

Kekurangan Mitsubishi Xpander

Sejak awal peluncurannya pada bulan Agustus lalu, Mitsubishi Xpander ini begitu mencuri perhatian konsumen, yang dibuktikan dengan angka penjualan yang tinggi di level MPV. Memiliki kelebihan di berbagai sisi sebagai senjata andalannya untuk merebut hati para konsumen, namun tak dapat dipungkiri bahwa mobil ini juga terdapat beberapa kekurangan.

Kekurangan Mitsubishi Xpander

Sebagai mobil anyar lansiran Mitsubishi yang sedang populer saat ini, jika kamu tertarik untuk membelinya, pastikan kamu mengetahui beberapa kekurangan dari Mitsubishi Xpander yang Semisena ulas di bawah ini.

Kekurangan-kekurangan Mitsubishi Xpander antara lain :

  1. Transmisi Matik 4 Percepatan

Xpander ini masih menggunakan transmisi matik 4 percepatan yang sudah ketinggalan zaman. Untuk saat ini, mobil baru biasanya menggunakan transmisi 6-percepatan atau otomatis CVT sehingga bahan bakarnya menjadi irit. Tentunya hal ini menjadi kekurangan yang paling mencolok dari mobil anyar yang populer ini.

  1. Performa Mesin kalah dari Pesaingnya

Sebagaimana yang kita semua ketahui, Xpander ini bersaing ketat dengan kompetitornya yang selama ini mendominasi pasar MPV Indonesia, yaitu Avanza. Membandingkan mesin kedua mobil tersebut, Xpander hanya memiliki tenaga mencapai 103 dk dan masih kalah dengan pesaingnya yaitu Avanza Veloz yang memiliki tenaga maksimal 104 dk. Bahkan performa mesin Xpander tersebut masih kalah dengan Mobilio yang mencapai angka 118 dk.

  1. Tidak Ada Transmisi Manual di Varian Tertingginya

Varian tertinggi mobil ini tidak ada transmisi manualnya, sehingga masyarakat pun tidak akan merasakan transmisi manual pada mobil berdesain apik tersebut.

  1. Penggerak Roda Depan

Banyak yang memperdebatkan adanya penggerak roda depan (FWD) pada mobil ini. Penggerak roda depan ini hanya cocok digunakakan di perkotaan saja dan tidak cocok untuk untuk digunakan di jalanan perbukitan atau tanjakan.

  1. Baris ketiga Lebih Sempit

Ada yang menyebutkan bahwa baris ketiga mobil ini terasa lebih sempit dibandingkan dengan Avanza-Xenia.

  1. Harga Varian Tertingginya Mahal

Kekuranagn terakhir dari Xpander yaitu harga varian tertingginya sangat mahal. Harga yang sangat mahal tersebut tidak sepaptutnya bersaing di kelas MPV, tetapi di tingkat Low SUV.

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!