Kekurangan Pajero Sport

Pajero Sport

Pajero Sport merupakan SUV andalan Mitsubishi hingga saat ini. Dihadirkan pertama kali pada tahun 2009, SUV yang dirancang untuk offroad di medan yang ekstrim ini sangat populer di Indonesia. Bersaing di segmen SUV kelas menengah, Pajero Sport ini menjadi rival sengit dari Toyota Fortuner. Publik pun sering membanding-bandingkan kedua mobil tersebut sebagai unggulan di kelas SUV.

Pajero Sport

Meski begitu populer, ternyata Pajero Sport mendapatkan pemangkasan spesifikasi dari berbagai segi sehingga di beberapa sisi terdapat kekurangan. Bagi Anda yang ingin mengetahui apa saja kekurangan Pajero Sport tersebut, simak ulasan Semisena di bawah ini !

  1. Lantai Tinggi dan Head Room Terbatas untuk Pengemudi yang Memiliki Tinggi Diatas 170 cm

Lantai mobil Pajero Sport tersebut cukup tinggi sebagaimana khas mobil sport. Dengan lantai yang tinggi ntersebut, tampaknya Mitsubishi lupa untuk meninggikan head room sehingga bagi pengemudi yang memiliki tinggi di atas 170 cm cukup kesulitan mengendarai mobil ini.

  1. Dimensi Besar dan Radius Putar Terlalu Besar

Kekurangan Pajero Sport selanjutnya yaitu radius putaran Pajero Sport ini sangat besar dikarenakan bodinya yang besar sehingga cukup menyulitkan ketikan akan berputar.

  1. Steering Shift Mudah Aus dan Rusak

Steering shift mobil tersebut cepat aus dan rusak dan memakan waktu yang cukup lama untuk menggantinya.

  1. Rotor Disc Bagian Depan Mudah Bergetar

Rotor disc bagian depan SUV ini gampang sekali bergetar dan getrannya sangat terasa hingga ke bagian kemudi. Jika sudah sering bergetar, rotor tersebut harus segera diganti.

  1. Shock Breaker Cepat Rusak

Shock breaker mobil bertubuh kekar ini cepat rusak dan untuk mengetahuinya kamu dapat melihat oli pelumasnya.

  1. Varian Mesin Lebih Sedikit

Dibandingkan dengan generasi sebelumnya, untuk generasi saat ini Pajero Sport hanya tersedia dua vrian mesin, yaitu 2.4 L dan 2.5 L .

  1. Wajib Menggunakan Bahan Bakar Beroktan Tinggi

Kekurangan lainnya yaitu mobil tersebut mengharuskan diisi bahan bakar beroktan tinggi seperti PertaDEX.

  1. Harga Spare Part dan Perawatan Mahal

Dibanderol dengan harga yang tinggi, harga spare part dan perawatan Pajero Sport tersebut juga tinggi.

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!